WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Sabtu, 17 Maret 2012

Fobia Demam Dan Pengukuran Demam


            Demam merupakan salah satu keluhan tersering orang tua yang mencari perawatan medis untuk anak mereka. Fobia demam dan konsep yang salah mcngcnai demam sering dijumpai pada semua kelompok sosioekonomi. Pemberian antipiretik merupakan respons yang hampir universal terhadap demam yang dialami anakanak. Orang tua sebaiknya diyakinkan bahwa demam pada suhu 37,8°-40°C (100°-104°F) tidak berbahaya. Demam tidak menyebabkan “kerusakan otak”, kecuali jika suhunya melebihi 41,7°C (107°F) yang berlangsung dalam jangka waktu lama (berjam-jam). Lebih lanjut, demam yang disebabkan oleh infeksi tidak cepat naik; dan suhu tidak akan melebihi 41,2°C (106°F).
        Penting diingat bahwa suhu tubuh dapat meningkat karena beberapa faktor, seperti aktivitas fisik, emosi, selesai makan, dan ovulasi. Faktor ekstrinsik, seperti memakai pakaian tebal, pajanan terhadap suhu lingkungan yang tinggi, serta meningkatnya kelembaban dapat juga menaikkan suhu tubuh. Faktor-faktor ini sangat penting pada anak-anak karena area luas permukaan tubuh relatif per unit volumenya lebih kecil daripada orang dewasa; oleh karena itu, permukaan tubuh yang ada untuk mendinginkan menjadi lebih sedikit. Suhu inti tubuh normal pada anak-anak dapat mencapai 38°C (100,4°F). Suhu rektal yang diukur secara benar mencerminkan suhu inti tubuh; suhu oral dan aksila, biasanya, secara berturutturut, 0,6°C (1,1°F) dan 1,1°C (2,0°F) lebih rendah daripada suhu rektal. Suplai darah ke membran timpani memiliki suhu yang sama seperti suplai darah ke daerah preoptik hipotalamus, pusat pengaturan suhu. Kenyataan ini mendorong perkembangan teknik pengukuran suhu secara tidak langsung yang disebut “reflectwice tympanometry”. Walaupun teknik ini memiliki banyak keuntungan, antara lain dapat dilakukan dengan cepat, tetapi secara luas belum dibakukan........


                                     slmt mmbca

Macam-Macam Obat dan Tujuan Penggunaannya

 1. Pulvis (serbuk) Merupakan campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian luar.

. 2. Pulveres Merupakan serbuk yang dibagi bobot yang kurang lebih sama, dibungkus menggunakan bahan pengemas yang cocok untuk sekali minum.Contohnya adalah puyer.

 3. Tablet (compressi) Merupakan sediaan padat kompak dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler kedua permukaan rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan.
 a. Tablet kempa paling banyak digunakan, ukuran dapat bervariasi, bentuk serta penandaannya tergantung desain cetakan.
 b. Tablet cetak Dibuat dengan memberikan tekanan rendah pada massa lembab dalam lubang cetakan
 c. Tablet trikurat tablet kempa atau cetak bentuk kecil umumnya silindris. sudah jarang ditemukan
 d. Tablet hipodermik Dibuat dari bahan yang mudah larut atau melarut sempurna dalam air. Dulu untuk             membuat sediaan injeksi hipodermik, sekarang diberikan secara oral.
 e. Tablet sublingual dikehendaki efek cepat (tidak lewat hati). Digunakan dengan meletakan tablet di bawah lidah.
 f. Tablet bukal Digunakan dengan meletakan diantara pipi dan gusi
g. tablet Effervescent Tablet larut dalam air. harus dikemas dalam wadah tertutup rapat atau kemasan tahan lembab. Pada etiket tertulis "tidak untuk langsung ditelan"
h. Tablet kunyah Cara penggunaannya dikunyah. Meninggalkan sisa rasa enak dirongga mulut, mudah ditelan, tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak.

 4. Pil (pilulae) Merupakan bentuk sediaan padat bundar dan kecil mengandung bahan obat dan dimaksudkan untuk pemakaian oral. Saat ini sudah jarang ditemukan karena tergusur tablet dan kapsul. Masih banyak ditemukan pada seduhan jamu.

 5. Kapsul (capsule) Merupakan sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut. keuntungan/tujuan sediaan kapsul adalah : a. menutupi bau dan rasa yang tidak enak b. menghindari kontak langsung dengan udara dan sinar matahari c. Lebih enak dipandang (memperbaiki penampilan) d. Dapat untuk 2 sediaan yang tidak tercampur secara fisis (income fisis), dengan pemisahan antara lain menggunakan kapsul lain yang lebih kecil kemudian dimasukan bersama serbuk lain ke dalam kapsul yang lebih besar. e. Mudah ditelan

 6. Kaplet (kapsul tablet) Merupakan sedian padat kompak dibuat secara kempa cetak, bentuknya oval seperti kapsul

. 7. Larutan (solutiones) Merupakan sedian cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang dapat larut, biasanya dilarutkan dalam air, yang karena bahan-bahannya,cara peracikan, atau penggunaannya,tidak dimasukan dalam golongan produk lainnya. Dapat juga dikatakan sedian cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang larut, misalnya terdispersi secara molekuler dalam pelarut yang sesuai atau campuran pelarut yang saling bercampur. Cara penggunaannya yaitu larutan oral (diminum) dan larutan topikal (kulit)
.
 8. Suspensi (suspensiones) Merupakan sedian cair mengandung partikel padat tidak larut terdispersi dalam fase cair. macam suspensi antara lain : suspensi oral (juga termasuk susu/magma),suspensi topikal (penggunaan pada kulit) suspensi tetes telinga (telinga bagian luar),suspensi optalmik,suspensi sirup kering.

 9. Emulsi (elmusiones) Merupakan sediaan berupa campuran dari dua fase dalam sistem dispersi, fase cairan yang satu terdispersi sangat halus dan merata dalam fase cairan lainnya, umumnya distabilkan oleh zat pengemulsi.

 10. Galenik Merupakan sediaan yang dibuat dari bahan baku yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang disari.

 11. Ekstrak (extractum) Merupakan sediaan yang pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat dari simplisisa nabati atau simplisia hewani menggunakan zat pelarut yang sesuai.kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan massa atau serbuk yang tersisa diperlakukan sedemikian sehingga memenuhi baku yang ditetapkan.

 12. Infusa Merupakan sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air pada suhu 90 derajat celcius selama 15 menit.

 13. Imunoserum (immunosera) Merupakan sediaan yang mengandung imunoglobulin khas yang diperoleh dari serum hewan dengan pemurnian. Berkhasiat menetralkan toksin kuman (bisa ular0 dan mengikut kuman/virus/antigen.

 14. Salep (unguenta) Merupakan sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir. Salep dapat juga dikatakan sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Bahan obat harus larut atau terdispersi homogen dalam dasar salep yang cocok. 15. Suppositoria Merupakan sedian padat dalam berbagai bobot dan bentuk, yang diberikan melalui rektal, vagina atau uretra,umumnya meleleh, melunak atau melarut pada suhu tubuh. Tujuan pengobatan adalah : a. Penggunaan lokal -> memudahkan defekasi serta mengobati gatal,iritasi, dan inflamasi karena hemoroid. b. Penggunaan sistematik -> aminofilin dan teofilin untuk asma,klorpromazin untuk anti muntah,kloral hidrat untuk sedatif dan hipnitif,aspirin untuk analgesik antipiretik.

 16. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan farmakope indonesia. Sediaan obat tetes dapat berupa antara lain : guttae (obat dalam), guttae oris (tetes mulut), guttae auriculares (tetes telinga), guttae nasales (tetes hidung), guttae opthalmicae (tetes mata).

 17. Injeksi (injectiones) Merupakan sediaan steril berupa larutan,emulsi atau suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan terlebih dahulu sebelum digunakan, yang disuntikan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit atau selaput lendir. Tujuannya agar kerja obat cepat serta dapat diberikan pada pasien yang tidak dapat menerima pengobatan melalui mulut.

Jumat, 16 Maret 2012

3 Jenis Vitamin Populer yang Bisa Membahayakan Kesehatan


         Vitamin telah dipuja-puja sekian lama sebagai zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Perusahaan-perusahaan obat pun beramai-ramai mengeluarkan produk suplemen vitamin yang sampai sekarang masih diyakini manfaatnya. Nyatanya, beberapa jenis vitamin justru bisa berakibat buruk bagi tubuh. "Ada 50 penelitian berskala besar mengenai suplemen, dan tidak satu pun yang menunjukkan manfaatnya untuk mengatasi penyakit jantung atau kanker. Saya tidak mengerti, mengapa banyak orang masih meminum vitamin ini?" kata David Agus, dokter dan penulis buku 'The End of Illness' yang juga menjabat sebagai direktur Pusat Pengobatan Molekuler Terapan University of Southern California dan direktur Westside Norris Cancer Center di University of Southern California. Beberapa dokter lainnya juga mengibaratkan membeli vitamin itu seperti membuang uang ke dalam toilet. Sebab, jika tubuh mendapatkan vitamin tertentu lebih dari yang diperlukan, tubuh akan mengeluarkan kelebihannya lewat urin. Dalam setahun, warga Amerika menghabiskan sekitar 28 miliar US Dolar atau sekitar 256.8 triliyun untuk membeli suplemen makanan, termasuk vitamin dan suplemen herbal. "Bahkan beberapa orang rela menghabiskan uangnya yang justru dapat meningkatkan risiko kesehatannya sendiri tanpa disadari. Kebanyakan orang berpikir meminum banyak suplemen akan lebih baik, tapi lain halnya dengan vitamin," kata Dee Sandquist, ahli diet dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat. Seperti dilansir US News, Senin (12/3/2012), berikut adalah tiga suplemen vitamin terpopuler yang justru bisa berbahaya bagi tubuh. Suplemen vitamin E Banyak orang meyakini bahwa vitamin E ampuh untuk mencegah kanker. Pada tahun 2001, National Cancer Institute di Amerika Serikat melakukan penelitian untuk menguji apakah vitamin E dapat menurunkan risiko kanker prostat. Namun temuan mengungkapkan bahwa pria yang mengkonsumsi vitamin E justru memiliki kemungkinan 17 persen lebih tinggi terserang kanker prostat. Vitamin E merupakan faktor kunci dalam fungsi kekebalan tubuh dan komunikasi sel. Vitamin ini paling bagus diperoleh dalam makanan seperti biji gandum, biji bunga matahari, dan brokoli. Namun efeknya akan memburuk jika diminum secara teratur dalam dosis tinggi. Seperti halnya banyak vitamin lain, vitamin E akan kehilangan manfaatnya jika diminum berlebihan. Vitamerbagai suplemen dan tablet hisap vitamin C telah menjadi konsumsi yang umum di masyarakat. Padahal, fungsi perlindungan dalam sistem kekebalan tubuh hanya diperoleh dari vitamin C yang alami. Dasar ilmiah yang mendukung penggunaan suplemen vitamin C secara rutin untuk mengatasi pilek sangat lemah. Tidak ada bukti bahwa vitamin C dapat mencegah pilek. Tidak seperti vitamin A, vitamin C larut dalam air. Artinya, jika mengkonsumsi lebih dari yang dibutuhkan tubuh, kelebihannya dapat dikeluarkan tanpa menyebabkan maslaah. Namun beberapa efek samping seperti diare, kram perut, dan mual dapat terjadi. "Pada dosis cukup tinggi, vitamin C bisa menyebabkan batu ginjal. Asupan vitamin C lebih dari 500 miligram per hari sudah cukup untuk dapat menimbulkan masalah. Jumlah ini hanya setengah dari produk 1 gram vitamin C. Kasus ini memang jarang terjadi, tetapi pernah ada," kata Mullin. Asupan harian maksimum vitamin paling baik diperoleh dari kombinasi makanan dan suplemen. Meminum lebih dari jumlah yang direkomendasikan akan menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih besar dibandingkan manfaatnya............

Obat Generik,Harga Murah Tapi Mutu Tidak KaLah

     
    Ketika mendengar obat generik, umumnya orang akan langsung mengasumsikannya sebagai obat kelas dua, artinya mutunya kurang bagus. Obat generik pun kerap dicap obat bagi kaum tak mampu. Benarkah asumsi ini? Faktanya tidak demikian. Kurangnya informasi seputar obat generik adalah salah satu faktor penyebab obat generik dipandang sebelah mata. Padahal dengan beranggapan demikian, selain merugikan pemerintah, pihak pasien sendiri menjadi tidak efisien dalam membeli obat.Membeli obat tidak bisa disamakan dengan membeli barang elektronik. Umumnya harga barang elektronik sebanding dengan kualitasnya, dimana semakin mahal harganya maka semakin bagus kualitasnya.Semua obat baru, tentu harus dibayar tinggi untuk jasa penemuannya, yang menjadi hak eksklusifnya. Namun, tidak semua penyakit yang pasien derita memerlukan jenis obat baru. Harga obat generik bisa ditekan karena obat generik hanya berisi zat yang dikandungnya dan dijual dalam kemasan dengan jumlah besar, sehingga tidak diperlukan biaya kemasan dan biaya iklan dalam pemasarannya. Proporsi biaya iklan obat dapat mencapai 20-30%, sehingga biaya iklan obat akan mempengaruhi harga obat secara signifikan. Mengingat obat merupakan komponen terbesar dalam pelayanan kesehatan, peningkatan pemanfaatan obat generik akan memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Orang sering mengira bahwa mutu obat generik kurang dibandingkan obat bermerk. Harganya yang terbilang murah membuat masyarakat tidak percaya bahwa obat generik sama berkualitasnya dengan obat bermerk. Padahal generik atau zat berkhasiat yang dikandung obat generik sama dengan obat bermerk. Harganya yang jauh lebih murah bukan karena mutunya rendah, tetapi karena banyak faktor biaya yang dapt di pangkas dalam produksi dan pemasarannya.“Orang kan makan generiknya bukan merknya, karena yang menyembuhkan generiknya ” btulkan? Jadi tidak ada alasan terutama bagi konsumen yang berkantong tebal untuk ragu dan merasa ‘bersalah’ jika hendak memilih obat generik dengan alasan penghematan. Apalagi dalam kondisi bangsa saat ini yang sedang menderita kronis akibat permasalahan hukum, politik, ekonomi, dan keamanan, di mana diperlukan kecerdasan seorang konsumen dalam memilih pengobatan.

Manfaat terapi musik pada bayi

   Mungkin Anda telah mendengar tentang manfaat terapi musik pada bayi, teknik stimulasi dengan musik, yang digunakan sebelum atau setelah lahir. Untuk mencapai hal ini, dianggap bahwa Mozart adalah salah satu seniman yang paling cocok untuk alasan efek Mozart. Ada beberapa studi dan artikel tentang efek Mozart, yang menjamin bahwa musik dari artis ini santai dan merangsang awal. Salah satu tulisan ini adalah buku The Mozart Effect penulis Don Campbell Anak-anak, yang menjelaskan bahwa, ketika bayi lahir dan tumbuh, ” musik merangsang dan meningkatkan fisiologi mereka, kecerdasan dan perilaku mereka. ” Menurut ini, lagu-lagu Mozart adalah bahan murni, sederhana, dan, pada saat yang sama, misterius dan dapat diakses yang merangsang pertumbuhan anak neuron. Untuk menguji teorinya tentang Mozart Effect, Campbell membuat observasi selama 10 menit untuk beberapa siswa. Ia menemukan bahwa anak-anak, setelah mendengar sonata untuk dua piano dalam D mayor, mencetak gol yang lebih baik pada tes IQ. Efek Mozart terjadi di tes spasial -temporal. Campbell mengatakan bahwa ritme, melodi dan frekuensi lagu Mozart dan mengisi ulang merangsang daerah kreatif dan motivasi otak. Untuk bayi, rileks dan mengembangkan di dalamnya kapasitas perhatian. Demikian pula, penelitian sebelumnya telah dilakukan dengan latihan yang sama dan mendapatkan hasil yang sama seperti yang dibuat oleh psikolog Frances Rauscher dari University of California, atau Sahwa Gordon neurobiologi di University of Wisconsin.

Rabu, 29 Februari 2012

DIET RENDAH KALORI, KUNCI HIDUP SEHAT LEBIH LAMA

     Penuaan memang pasti akan terjadi pada setiap orang. Akan tetapi, ternyata dengan diet rendah kalori, proses penuaan ini bisa diperlambat. Bagaimana bisa? Penuaan pada sel tubuh dikaitkan dengan semakin pendeknya telomer. Telomer merupakan bagian ujung dari DNA yang menjaga supaya sel-sel tubuh tetap hidup. Secara alami, sel-sel tubuh akan mengalami pembelahan untuk regenerasi. Namun, sayangnya setiap kali mengalami pembelahan, bagian telomer ini akan semakin pendek. Bila pada suatu titik, proses pemendekan ini terjadi terus menerus, kematian sel akan berlangsung cepat yang berakibat memperpendek usia seseorang. Telomer yang semakin pendek juga dihubungkan dengan peningkatan risiko terkena penyakit tua seperti dementia atau kepikunan menjadi 100 kali lebih besar dan laju kematian yang lebih tinggi akibat kanker dan penyakit jantung . Di dalam tubuh kita, terdapat enzim telomerase yang membantu supaya ujung telomer memanjang kembali sehingga sel-sel tubuh tetap hidup. Namun, sayangnya semakin bertambahnya umur jumlah enzim ini juga akan menurun. Stress yang kita alami juga menyebabkan aktivitas telomerase menurun dan telomer memendek lebih cepat .
Sebuah penelitian yang diterbitkan di Rejuvenation Research tahun 2009 membuktikan dalam hasil penelitiannya bahwa penurunan berat tubuh dan jumlah lemak dengan cara diet rendah kalori pada laki-laki yang mengalami obesitas berhubungan dengan peningkatan panjang telomer. Pada penelitian tersebut, ditunjukkan pula bahwa orang dengan penurunan berat badan dan massa lemak paling besar memiliki peningkatan panjang telomer paling besar . Sehingga pada penelitian tersebut disimpulkan bahwa orang yang melakukan diet rendah kalori menghasilkan penurunan berat badan yang mempengaruhi panjang telomer dan menurunkan kerusakan DNA. Penelitian lain dalam The Lancet Oncology memberikan hasil bahwa orang yang melakukan perubahan gaya hidup dengan mengkonsumsi diet rendah lemak (low-fat diet) dan berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari memiliki peningkatan aktivitas telomerase dan panjang telomer. Selain itu, manajemen stress yang baik juga penting, karena dalam penelitian tersebut, terbukti pula bahwa selain dengan diet rendah lemak, dan olahraga yang teratur, tingkat stress yang lebih rendah dapat membantu meningkatkan panjang telomer . Kalori yang kita asup sehari-hari dapat berasal dari karbohidrat, protein dan lemak. Berdasarkan penelitian tersebut, dengan membatasi kalori yang kita makan sehari-hari akan mempengaruhi peningkatan panjang telomer sehingga akan memperpanjang umur dan usia tua. Oleh karena itu, ada baiknya kita mulai hidup sehat dengan menjaga konsumsi makanan, berolahraga, dan mengelolastress agar bisa hidup sehat lebih lama....