WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Kamis, 17 Mei 2012

Buat Anak Kuliah Yang Banyak Tugas (PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI)

Penemuan terbaru mengenai kanker hati! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!!

       Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).. Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK..
 Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.
Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

       Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari livernya (hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, “Bagaimana mungkin? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?” Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan “ normal “.
 Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita ( Taiwan karena penulis berdomisili disana, tetapi juga termasuk masyarakat Indonesia salah memahami). Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.
Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati , meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati. Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih. Penyebab utama kerusakan hati adalah :

 1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.

 2. Tidak buang air besar pada pagi hari.

 3. Pola makan yang terlalu berlebihan (Daging panggang, sate, dan gorengan / minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng untuk menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil....) Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan..

 4. Tidak makan pagi.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan atau bahkan Narkoba.

 6.. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan (penyedap rasa), zat pewarna, pemanis   buatan.

 7. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak ½ matang.

 8. Merokok atau menjadi perokok pasif. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari – hari.

 Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan “jadwalnya “. Sebab :

 Ø Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun(de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik (lebih baik lagi bila sudah tidur) . Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.

 Ø Malam hari pk 23.00 – dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

 Ø Dini hari 01.00 - 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

 Ø Dini hari 03.00 – 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.. Bagi perokok pembersihan berlangsung dengan tidak sempurna.

 Ø Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.

 Ø Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30... Makan pagi sebelum pk 07...30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang...

 HARAP DISEBARLUASKAN PENGETAHUAN INI KEPADA SEGENAP KELUARGA, TEMAN-TEMAN DAN REKAN-REKAN SERTA RELASI YANG KITA CINTAI SUPAYA DAPAT TERHINDAR DARI PENYAKIT YG AKAN MEMBAWA MAUT & MALAPETAKA DALAM KEHIDUPAN INI.
                                     

Minggu, 29 April 2012

PENYEBAB PENYAKIT; KENALI EMPAT SUMBER!

 Penyebab Penyakit: Kenali Empat Sumber Penyebab penyakit memang bermacam-macam jenisnya. Kesehatan memang sesuatu yang tak ternilai harganya dan semua orang pasti ingin selalu dalam keadaan sehat. Namun suatu waktu, Anda pastilah pernah mengalami sakit baik ringan maupun berat. Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang sakit, salah satunya disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme yang terdapat di alam yang memasuki tubuh Anda bersamaan dengan kekebalan tubuh Anda yang sedang menurun. Mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

  Virus

 Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang dapat menginfeksi sel organisme biologis. Disebut parasit karena virus tidak memiliki kemampuan untuk bereproduksi sendiri sehingga menginvasi dan memanfaatkan sel-sel makhluk hidup untuk melakukan reproduksi.
 Sejauh ini tidak ada makhluk hidup yang mampu bertahan terhadap virus, termasuk juga manusia. Saat menyerang tubuh manusia, virus akan menyusup ke beberapa sel tubuh untuk kemudian menguasainya serta memaksa sel yang diinvasinya untuk memproduksi bagian-bagian yang dibutuhkannya untuk melakukan reproduksi, sampai nanti akhirnya sel-sel tersebut dibasmi oleh virus tersebut. Penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh virus antara lain influenza, HIV/AIDS, campak, herpes, rabies, ebola, polio, serta banyak penyakit lainnya.

 Bakteri

Sering juga disebut dengan kuman, bakteri merupakan salah satu mikroorganisme yang selalu dianggap sebagai biang penyakit. Walaupun kecil, bakteri dapat menduplikasikan atau memperbanyak dirinya sendiri dalam waktu kurang lebih 20 detik. Bakteri dapat mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan ringan maupun berat pada tubuh organisme induknya seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Saat memasuki tubuh manusia, bakteri akan terus bertambah dan berpotensi untuk memproduksi zat kimia kuat yang dapat menghancurkan sel-sel tertentu dalam jaringan tubuh sehingga membuat Anda jatuh sakit.

 Untuk membunuh bakteri yang ada di sekitar tubuh, Anda dapat mandi dengan menggunakan sabun antiseptik, menggosok gigi dengan pasta gigi, mencuci pakaian dengan deterjen yang dapat membunuh bakteri serta beberapa aktivitas lain yang dapat menghindarkan Anda dari berbagai bakteri yang merugikan. Meski begitu, tidak semua bakteri bersifat merugikan karena terdapat juga beberapa jenis bakteri menguntungkan yang tinggal di dalam tubuh kita.

 Cacing

 Cacing juga merupakan salah satu parasit yang dapat menyebabkan salah satu penyakit pada manusia, yaitu cacingan. Cacingan seringkali dianggap sebagai penyakit ringan, padahal penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan penanganan serius, terutama di daerah tropis seperti negara kita. Saat cacing memasuki tubuh manusia, maka ia akan tinggal di saluran usus, hati, kulit, paru-paru bahkan otak.

Cacing juga disebut parasit karena hidup dari nutrisi dan sari makanan penting yang ada dalam tubuh manusia seperti karbohidrat, protein dan zat besi sehingga dapat mengakibatkan anemia. Penyakit akibat cacing juga dapat menyebabkan penurunan imunitas tubuh terhadap penyakit serta menghambat pertumbuhan anak Anda. Gejala awal yang ditunjukkan oleh penderita cacingan antara lain badan kurus, kekurangan cairan tubuh, perut kembung, perut membesar dan keras serta anemia.

 Jamur

Salah satu mikroorganisme lain yang dapat menjadi penyebab penyakit pada manusia adalah jamur. Penyakit pada manusia yang disebabkan oleh jamur atau yang disebut dengan mikosis terdiri dari 2 jenis, yaitu mikosis superficial yang menyerang kulit, kuku dan rambut serta mikosis sistemik yang menyerang organ dalam seperti seperti paru-paru, usus, ginjal, vagina, mukosa mulut dan jantung.

 Sebetulnya kebanyakan jamur tidak menular, namun ada satu jenis jamur menular yang sering menjadi musuh bagi manusia yaitu jamur candida. Selain dapat menyebabkan keputihan, jamur candida yang dapat menyebabkan sariawan ini juga sering tumbuh di lipatan payudara, kulit selangkangan, saluran pencernaan, paru-paru serta bagian-bagian tubuh lainnya.


 Untuk itu, agar Anda terhindar dari berbagai penyebab penyakit sebaiknya bersihkan dahulu tangan Anda sebelum makan dan menjaga kebersihan lingkungan. Setidaknya, hal tersebut bisa menjauhkan Anda dari berbagai macam penyakit yang sering timbul saat ini.


PENYEBAB PENYAKIT KOLERA DAN PENCEGAHANNYA

     Penyebab Penyakit Kolera dan Pencegahannya Penyakit kolera tercatat dalam sejarah sebagai penyakit berbahaya dan termasuk dalam tujuh pandemi yang membunuh jutaan manusia di tahun 1861 dan awal tahun 60an. Penyakit yang memiliki istilah lain sebagai penyakit infeksi saluran usus bersifat akut ini disebabkan bakteri Vibrio cholerae. Bakteri masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Bakteri Vibrio Cholerae akan mengeluarkan enterotoksin atau racunnya di saluran usus sehingga terjadinya diare yang disertai muntah akut. Gejala ini menyebabkan penderita hanya dalam beberapa hari dapat kehilangan banyak cairan tubuh atau dehidrasi.

Jika dehidrasi tidak segera ditangani atau mendapatkan penanganan yang tepat dapat berlanjut ke arah hipovolemik dan asidosis metabolik sampai akhirnya menyebabkan kematian. Hipovolemik merupakan kondisi medis atau bedah di mana terjadi kehilangan cairan dengan cepat yang berakhir pada kegagalan beberapa organ. Sedangkan asidosis metabolik adalah keasaman darah yang berlebihan, yang ditandai dengan rendahnya kadar bikarbonat dalam darah.

 Pada tahapan ini, penderita tidak banyak terbantu dengan pemberian air minum biasa. Penderita kolera membutuhkan infus cairan gula (Dextrose) dan garam (Normal saline) atau bentuk cairan infus gabungan keduanya (Dextrose Saline).

 Penyebaran Penyakit Kolera
Penyakit kolera dapat menyebar baik sebagai penyakit yang endemik, epidemik atau pandemik. Bakteri Vibrio cholerae berkembang biak dan menyebar melalui feses (kotoran) manusia. Jika kotoran yang mengandung bakteri mengkontaminasi air sungai dan lainnya, maka orang yang melakukan kontak dengan air tersebut beresiko terkena kolera, bahkan mengonsumsi ikan dalam air yang sudah terkontaminasi pun bisa menyebabkan Anda terkena kolera.

Gejala Penyakit Kolera
Berikut merupakan gejala dan tanda-tanda yang ditampakkan penderita kolera :

1.Diare encer dan berlimpah tanpa didahului rasa mulas atau tenesmus (rasa ingin buang air besar walaupun perut sudah terasa kosong).Diare terjadi berkali-kali dalam jumlah yang cukup banyak.

2.Kotoran yang semula berwarna dan berbau mulai berubah menjadi cairan putih keruh tanpa bau busuk ataupun amis. Tetapi berbau manis yang menusuk.

3.Kotoran berwarna putih ini bila diendapkan akan mengeluarkan gumpalan-gumpalan putih.

4.Muntah setelah diare dan tidak merasakan mual sebelumnya.

5. Kejang otot dan bisa disertai nyeri yang hebat.

6. Akibat banyaknya cairan yang keluar sehingga terjadi dehidrasi dengan tanda-tanda : detak jantung cepat, mulut kering, lemah fisik, mata cekung, hypotensi dan lainnya. Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian.

 Penanganan dan pengobatan penyakit kolera
 Penderita kolera harus segera mendapatkan penanganan, di mana langkah awalnya dengan memberikan cairan berupa infus. Selanjurnya diberikan pengobatan terhadap infeksi yang terjadi. Sebanyak 50% kasus kolera yang tergolong berat tidak dapat diatasi sehingga menyebabkan kematian.

Pencegahan penyakit kolera
 Menjaga kebersihan lingkungan, terutama air dan tempat pembuangan kotoran merupakan cara mencegah penyakit kolera. Mengonsumsi air yang sudah dimasak terlebih dahulu, mencuci tangan sampai bersih sebelum makan, mencuci sayuran, dan menghindari mengonsumsi ikan dan kerang yang dimasak setengah matang.
 Jika salah satu anggota keluarga ada yang menderita penyakit kolera, sebaiknya diisolasi dan segera berikan pengobatan. Lakukan sterilisasi pada benda yang tercemar muntahan atau tinja. Dapatkan vaksinasi kolera untuk melindungi orang yang melakukan kontak langsung dengan penderita...

Jumat, 13 April 2012

'PERAN PERAWAT DALAM PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN JIWA'

 A. PERANAN PERAWAT DALAM MEMBERIKAN OBAT.
         Perawat mempunyai tanggung jawab dalam sampainya obat keada pasien dan digunakannya obat oleh pasien sehingga obat tersebut efektif dala membantu mengatasi masalah pasien. Secara terperinci peran perawat dalam penatalaksanaan obat di rmah sakit jiwa adalah :

1. Mengumpulkan data sebelum pengobatan Dalam pelaksanaan peran ini perawat di dukung oleh latar belakang pengetahuan biologis dan perilaku. Data yang perlu dikumpulkan antara lainriwayat penyakit diagnosa medis riwayat engobatan hasil laboratorium jenis obat yang akan digunakan dan perawat perlu mengetahui program terapi lain bagi pasien. Pengumpulan data ini digunakan agar asuhan keperawatan yang diberikan bersifat menyeluruh dan merupakan satu kesatuan.

 2. Mengkoordinasikan obat dengan terapi modalitas Pemilihan terapi yang tepat sesuai dengan program pengobatan pasien akan memberikan hasil yang lebih baik.

3. Pendidikan Kesehatan Pasien di rumah sakit jiwa sangat membutuhkan pendidikan kesehatan tentang obat yang diperolehnya karena pasien sering tidak mau minum obat yang dianggap tidak ada manfaatnya. Contoh pada klien curiga yang menganggap obat sebagai racun. Selain itu pendidikan kesehatan juga diperlukan keluarga karena adanya anggapan jika pasien sudah ulang kerumah maka tidak perlu lagi minum obat padahal hal ini menyebabkan risiko kanker kambuh dan dirawat kembali.

 4. Memonitor efek samping obat Selain efek yang diharapkan, perawat juga harus memonitor efek samping obat dan reaksi-reaksi lain yang kurang baik setelah minum obat.

 B. PENATALAKSANAAN OBAT
   Dalam membahas tentang penatalaksaan obat dibagi menjadi 2 yaitu pemberian obat langsung ke pasien dan pengelolaan atau penyimpanan obat di ruangan.

1. Pemberian obat ke pasien
a. Prinsip-prinsip peberian obat Dalam membahas tentang prinsip peberian obat hal ini dibagi menjadi 3 yaitu persiaan peberian dan evaluasi.

 1) Persiapan
 Peratama erawat harus melihat obat apa yang akan di berikan. Kemudian mengkaji obat (tujuan peberian cara kerja efek samping dosis dan lainnya). Setelah itu elakukan persiapan yang berkaitan dengan pasien yaitu mengkaji riwayat pengobatan pasien, pengetahuan pasien dan kondisi sebelum pengobatan.

 2) Pemberian
ada 6 tahap yang harus diperhatikan perawat dalam pemberian obat - benar obat - benar dosis - benar pasien, - benar waktu pemberian - benar cara pemberian - benar pendokumentasian

3) Evaluasi
 Perawat bertanggung jawab untuk memonitor respon pasien terhada pengobatan. Untuk obat-obatan yang sering digunakan di rumah sakit jiwa efek samping biasanya terlihat sampai 1 jam setelah pemberian.

 b. Metode pendekatan khusus dalam pemberian obat Pemberian obat untuk pasien gangguan jiwa memerlukan pendekatan khusus sesuai dengan kasusnya seperti pada kasus pasien curiga pasien bunuh diri dan pasien yang ketergantungan obat.

 1) Pendekatan khusus kepada pasien curiga
Pada pasien curiga tidak mudah percaya terhadap suatu tindakan atau pemberian yang diberikan padanya. Perawat harus meyakinkan bahwa tindakan treatment yang dilakukan ke pasien tidaklah berbahaya dan bermanfaat bagi pasien. Secara verbal dan non verbal, erawat harus dapat mengontrol perilakunya agar tidak menimbulkan keraguan pada diri pasien karena tindakan ragu-ragu dari perawat akan menimbulkan kecurigaan pasien. Berikan obat dala bentuk dan kemasan yang sama setiap emberi obat agar pasien tidak bingung, ceas dan curiga. Jika ada perubahan dosis diskusikan terlebih dahulu keada pasien sebelum einta pasien untuk meminumnya. Yakinkan obat benar-benar diminum dan ditelan dengan cara meminta pasien membuka mulut dan gunakan spatel untuk melihat aakah obat disebunyikan. Hal ini terutaa pada pasien yang mempunyai riwayat menyembunyikan obat di bawah lidah dan membuangnya. Untuk pasien yang benar-benar menolak minum obat walaupun sudah dilakukan pendekatan aka emberian obat dilakukan melalui injeksi sesuai dengan instruktur dokter dengan memperhatikan aspek legal dan hak pasien untuk menolak pengobatan dalam keadaan darurat.

2) Pendekatan khusus kepada pasien yang potensial bunuh diri.
Pada pasien bunuh diri masalah yang sering timbul adalah penolakan pasien untuk minum obat dengan maksud pasien untuk merusak dirinya. Perawat harus bersikap tegas dala pengawasan pasien untuk minum obat karena pasien pada tahap ini berada dalam fase ambivalen antara keinginan hidup dan mati. Perawat menggunakan kesempatan treatment pada saat pasien memunyai keinginan hidup, agar keraguan pasien untuk mengakhiri hidupnya berkurang karena pasien merasa diperhatikan. Perhatian erawat erupakan stimulus penting bagi pasien untuk meningkatkan motivasi hidup. Dala hal ini peran erawat dalam memberikan obat diintegrasikan dengan pendekatan keperawatan diantaranya untuk meningkatkan harga diri pasien.

 3) Pendekatan khusus pada pasien ketergantungan obat
 Pada pasien yang mengalai ketegantungan obat biasanya menganggap bahwa obat adalah segala-galanya dalam menyelesaikan masalah. Sehingga perawat perlu memberikan penjelasan kepada pasien tentang manfaat obat dan obat bukanlah satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah. Terapi obat harus disesuaikan dengan terapi modalitas lainnya seperti penjelasan cara-cara elewati proses kehilangan.

 c. Pendidikan Kesehatan Secara moral erawat bertanggung jawab memberikan pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarga. Pendidikan kesehatan yang perlu diberikan mencakup informasi tentang penyakit kemajuan pasien, obat, cara merawat pasien. Pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan peberian obat yaitu informasi tentang obat efek samping cara minum obat waktu dan dosis.

 2. Pengelolaan obat di ruangan
 Ditinjau dari aspek legal pengelolaan obat di ruangan juga merupakan tanggung jawab perawat. Obat-obatan harus tersimpan dalam lemari terkunci. Kunci lemari dipegang kepala ruang atau erawat yang bertanggung jawab untuk memberikan obat. Obat-obatan harus diberi label dan ditempatkan secara terpisah enurut nama dan keasannya. Dan tiap pasien mempunyai tempat sendiri. Untuk obat-obatan golongan narkotika harus ditempatkan pada suatu tempat khusus dan diberi nama dengan jelas. Jumlah obat harus dihitung dan dilaporkan saat pergantian dinas....

Kamis, 12 April 2012

Jenis Pemicu /Penyebab Stres Psikologis Manusia

     Orang stres itu ada banyak dengan berbagai macam/jenis penyebab mulai dari masalah ekonomi, masalah cinta, masalah keluarga, masalah pekerjaan, masalah tetangga, masalah selebritis, dan lain sebagainya.

Orang stress biasanya mudah tersinggung, sensitif, gugup, agresif, emosi labil, sedih, emosional, dan lain sebagainya. Berikut adalah kategori pemicu stres yang umum :

 1. Stres Kepribadian (Personality Stress) Stres kepribadian adalah stress yang dipicu oleh masalah dari dalam diri seseorang. Berhubungan dengan cara pandang pada masalah dan kepercayaan atas dirinya. Orang yang selalu menyikapi positif segala tekanan hidup akan kecil resiko terkenal stress jenis yang satu ini.

 2. Stes Psikososial (Psychosocial Stress) Stres psikososial adalah stress yang dipicu oleh hubungan relasi dengan orang lain di sekitarnya atau akibat situasi sosial lainnya. Contohnya seperti stres adaptasi lingkungan baru, masalah cinta, masalah keluarga, stres macet di jalan raya, diolok-olok, dan lain-lain.

 3. Stres Bioekologi (Bio-Ecological Stress) Stres bio-ekologi adalah stress yang dipicu oleh dua hal. Yang pertama yaitu ekologi / lingkungan seperti polusi serta cuaca dan yang kedua akibat kondisi biologis seperti akibat datang bulan, demam, asma, jerawatan, tambah tua, dan banyak lagi akibat penyakit dan kondisi tubuh lainnya.

4. Stres Pekerjaan (Job Stress) Stres pekerjaan adalah stress yang dipicu oleh pekerjaan seseorang. Persaingan jabatan, tekanan pekerjaan, deadline, terlalu banyak kerjaan, ancaman phk, target tinggi, usaha gagal, persaingan bisnis, adalah beberapa hal umum yang dapat memicu munculnya stress akibat karir pekerjaan. Stres sebaiknya segera ditindaklanjuti agar tidak berujung pada yang lebih parah seperti depresi dan gila. Bimbingan konseling, psikolog, dokter, teman dekat, keluarga, pasangan istri/suami, anak, dan sebagainya mungkin bisa membantu masalah yang kita miliki...........

Sabtu, 31 Maret 2012

Menyeimbangkan OTAK KANAN Dan OTAK KIRI Dengan MUSIK KLASIK

 Cukup banyak artikel yang membahas mengenai “perkembangan Otak Kiri dan Otak Kanan”, tetapi banyak pembaca yang belum mengetahui apa pengaruh otak kiri dan otak kanan pada cara berpikir.

 Otak Kiri bekerja untuk mengatur kemampuan seseorang pada nalar, tulisan, berhitung dan berlogika. Kerusakan pada otak kiri dapat berakibat gangguan ingatan jangka pendek, berbicara dan logika matematika. Maka, untuk mempertahankan otak kiri supaya bekerja dengan baik, kita dapat bermain puzzle, belajar berhitung atau ilmu pasti lainnya.
   Otak Kanan mempunyai fungsi berpikir kreatif dan biasanya memberikan kemampuan seseorang untuk berkhayal, mencurahkan emosi, membedakan warna, dan ilmu ruang. Otak kanan mempunyai kemampuan untuk menyimpan memori jangka lama. Maka itu, apabila seseorang kena penyakit stroke atau tumor otak, maka yang akan terganggu adalah kemampuan visual dan emosi. Untuk menjaga ketajaman otak kanan, maka kita perlu mendengarkan atau memainkan musik.

Pelajaran di sekolah formal (TK, SD, SMP dan SMA) umumnya me-aktifasi OTAK KIRI. Bagaimana tidak, lihat saja kurikulum sekolah kita. Pelajaran Matematik atau ilmu pasti mempunyai porsi yang lebih banyak daripada pelajaran lainnya. Belum lagi pelajaran yang harus menghafal, juga merupakan pelajaran yang me-aktifasi berpikir secara logis.

Beberapa sekolah yang cukup bagus di negeri ini, hanya memberikan test Matematika untuk masuk SMP dan SMA. Begitu pentingnya pelajaran Matematik bagi sekolah ini dan mereka yakin bahwa murid yang jago matematik, nalar pikiran mempunyai dasar yang kuat dan akan mudah untuk mempelajari pelajaran IPS (tidak sebaliknya yang mana murid IPS tidak akan bisa belajar ilmu pasti dengan baik).

 Dengan pelajaran di sekolah yang lebih me-AKTIFASI OTAK KIRI, ada BAHAYA LATEN yang bisa mengancam, yaitu otak yang kurang seimbang, terutama pada OTAK KANAN. Lemahnya OTAK KANAN menyebabkan anak berbicara kasar dan TIDAK KO_OPERATIF & KREATIF pada cara berpikirnya - dalam hal ini anak TIDAK mempunyai EQ (emotional intelligent). Sebagai sekolah musik yang telah mengajar berbagai macam sifat murid, kami sangat menyayangkan apabila bertemu dengan anak pandai/pintar, tetapi tidak mempunyai perasaan atau sangat kasar sekali dalam berkata.

Salah satu solusi untuk me AKTIFASI OTAK KANAN adalah memberikan anak PENDIDIKAN MUSIK KLASIK. Pada saat belajar musik klasik, anak harus membaca not balok, dan ini berarti dia harus menghitung (karena tiap not balok ada harga ketukannya). Pada waktu memainkan musik, anak harus mengetahui dinamik dari lagu. Sebagai contoh, anak harus dapat memainkan lagu dengan “Piano” (lembut) atau “Forte” (keras) secara silih berganti. Dia harus bisa memainkan lagu dengan jelas apabila ada tanda “Crescendo” (dari halus makin keras) atau “Decrescendo” (dari keras ke halus). Ada juga teknik bermain secara “Legato” (menyatukan not menjadi suatu kesatuan) atau “Staccato” (memainkan not dengan terpatah patah). Hal ini tentunya membutuhkan dan me-aktifasi konsentrasi di OTAK KANAN, karena harus dirasakan (FEEL), bukannya di pikir (THINK).

Selain itu, memainkan alat musik telah dibuktikan me-aktifkan hubungan saraf mata dan motorik. Sewaktu membaca not balok, mata harus melihat semua tanda not, kemudian masuk ke otak dan di proses, kemudian otak memerintahkan otot motorik pada lengan dan jari untuk memainkan musik. Selain itu, indera pendengaran harus juga aktif untuk membedakan dinamik dari lagu tersebut.

 Dengan contoh diatas, anda sudah tentu percaya bahwa pendidikan musik memberikan solusi yang komprehensif bagi seimbangnya otak kiri dan kanan, bahkan me-aktifasi semua saraf (indera penglihatan, pendengaran dan motorik)...........

Minggu, 25 Maret 2012

Demam Berdarah Atau Tifus???

Penyebab
Demam Berdarah
Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue, itulah sebabnya penyakit ini disebut juga dengan Demam Berdarah Dengue yang disingkat menjadi DBD. Ada 4 jenis virus Demam Berdarah, itulah sebabnya pada beberapa kasus penderita demam berdarah yang satu menunjukkan gejala yang berbeda dengan penderita Demam berdarah lainnya. Penyakit ini menular dari satu penderita ke penderita lainnya melalui nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biasa menggigit pada siang hari. Nyamuk yang mengisap darah dari penderita DBD kemudian menggigit orang lain yang sehat membuat virus yang ada berpindah ke orang yang sehat dan akan menyebabkan orang tersebut menderita Demam Berdarah.

Tifus
 Tifus disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini ada pada berkembang cepat pada tempat-tempat yang kotor. Penyebaran bakteri ini dibantu oleh serangga-serangga pembawa bakteri seperti lalat atau serangga lainnya. Bakteri ini bisa ada pada makanan atau minuman dan akan masuk ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Itulah penyebab seseorang bisa terkena tifus.

 Bagian yang Diserang
Demam Berdarah Virus demam berdarah menyebabkan terjadinya pendarahan pada organ tubuh penderitanya. Bintik merah yang biasa muncul pada penderita menunjukkan adanya pendarahan dalam tubuhnya. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ-organ penting yang dapat menyebabkan kematian.

Tifus
 Bakteri tifus menyerang usus sehingga menyebabkan luka pada usus. Selanjutnya akan menyerang hati, limpa dan kantung empedu.

 Gejala
Demam Berdarah Pada penderita demam berdarah, gejala-gejala yang biasa ditemui adalah:

 Panas tinggi, umumnya > 38 derajat Celcius.

 Badan pegal-pegal atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.

 Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah.

Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat. Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.

Tifus Pada penderita tifus, gejalanya adalah sebagai berikut:

 Awalnya, demam yang dialami tidak terlalu tinggi dan suhu akan terus meningkat bertahap sampai > 38 derajat Celcius.

Khususnya pada malam hari, suhu akan meningkat dan akan turun pada pagi hari. Inilah yang membedakan demam tifus dengan demam pada demam berdarah.

 Nyeri perut dan diare.

Batuk dan sakit tenggorokan.

 Pemeriksaan
Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita demam berdarah atau tifus adalah dengan melakukan pemeriksaan. Berkonsultasi dengan dokter dan biasanya untuk memastikan, dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan darah. Dengan mengambil darah penderita bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita.

 Demam Berdarah
Pada pasien demam berdarah, pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa jumlah trombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal. Pada kasus seperti ini, Anda dapat berkunjung kembali ke dokter untuk memeriksa jumlah trombosit jika masih mengalami demam. Pada pemeriksaan yang lebih canggih, dapat diketahui apakah darah mengandung virus dengue atau tidak. Jadi, jika jumlah trombosit masih normal tetapi pada darah positif mengandung virus dengue berarti Anda mengalami demam berdarah.

Tifus
Untuk mengetahui apakah Anda mengalami tifus atau tidak, maka akan dilakukan tes Widal. Yang diperiksa pada tes ini adalah apakah pada darah mengandung antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi. Jika hasil menunjukkan > 1/160 berarti Anda menderita tifus. Pemeriksaan lain dapat dilakukan dengan memeriksa tinja penderita karena pada tinja penderita tifus mengandung bakteri Salmonella typhi.

 Pengobatan Demam Berdarah
Tidak ada obat khusus untuk mengobati penderita demam berdarah karena tidak ada vaksin untuk membunuh virus dengue. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga agar penderita tidak mengalami dehidrasi. Jika penderita tidak dapat makan dengan baik, mengalami diare atau muntah, ada baiknya penderita dirawat di rumah sakit agar dapat dibantu dengan infus sehingga daya tahan penderita lebih kuat. Pada penderita demam berdarah tidak ada pantangan makanan.

Tifus
 Untuk pengobatan tifus, biasanya akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri. Untuk menyembuhkan usus yang luka, makanan yang dimakan tidak boleh keras agar tidak memaksa kerja usus yang sedang sakit. Nasi tim atau bubur menjadi makanan yang dikonsumsi penderita. Hindari juga makanan yang asam dan pedas.

 Cara Pencegahan Demam Berdarah
Seperti yang sering didengungkan, untuk mencegah, khususnya mecegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang merupakan sarana penularan demam berdarah adalah dengan melakukan gerakan 3 M. Yang dimaksud gerakan 3 M adalah Menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.

 Tifus
Sedangkan untuk mencegah tifus adalah dengan menjaga lingkungan tetap bersih sehingga bakteri tifus tidak dapat berkembang biak. Pilihlah makanan dan minuman yang bersih untuk dikonsumsi.

 Selain itu, penting menjaga kondisi tubuh tetap fit. Dengan daya tahan tubuh yang kuat mencegah penyakit demam berdarah atau DBD dan tifus menimpa kita......