WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Sabtu, 15 Maret 2014

Prediksi Gaya Berjalan


gaya-jalan3
Berjalan di alam bebas yang menyehatkan. (GRAPHIC NETWORK)
Baru-baru ini, channel kesehatan Phoenix.net telah menerbitkan sebuah artikel tentang sikap berjalan yang dapat memprediksi kondisi kesehatan seseorang. Artikel tersebut membeberkan 8 jenis cara berjalan yang berhubungan dengan usia seseorang. Artikel tersebut telah tersebar sangat pesat di website.

Lantas, cara berjalan yang bagaimanakah yang dapat memprediksi kondisi kesehatan seseorang?





1. Kecepatan Berjalan Sangat Lambat – Prediksi: Usia Pendek

Kesimpulan hasil rangkuman dari 9 item studi oleh peneliti dari University of Pittsburgh, AS, menyimpulkan bahwa kecepatan berjalan dapat memprediksi dengan baik usia seseorang, terlebih untuk kelompok manula di atas usia 75 tahun cenderung relatif lebih tepat. Kecepatan berjalan seseorang pada umumnya ialah 0,9 m/detik, jika kurang dari 0,6 m/ detik, kemungkinan oang itu menghadapi kematian akan lebih besar, namun sebaliknya kecepatan berjalan melebihi 1 m/ detik, usia orang tersebut diprediksi akanlebih panjang.

2. Berjalan Tanpa Gerakan Lengan- Prediksi: Punggung Bagian Bawah Bermasalah

Para ahli fisiologi berpendapat, di saat mengayunkan kaki kiri melangkah ke depan, tulang punggung akan berputar ke kanan, seiring dengan itu lengan kanan juga akan tergerak. Jika seseorang berjalan nyaris tanpa gerakan lengan, maka hal itu mengindikasikan terjadi pembatasan dari punggung yang mengakibatkan punggung mudah terluka atau nyeri.

Petunjuk ahli: Memperbaiki gaya berjalan dimulai dari memperbaiki sikap berdiri. Dapat memeriksa sendiri di depan kaca cermin besar di rumah. Orang bercermin di depan kaca, akan membusungkan dada dan menegakkan kepala dengan sendirinya. Kemudian, ketika berjalan perhatikan dengan gaya tetap berdiri seperti ketika bercermin tadi, tidak miring ke kiri-kanan juga tidak condong ke depan.

Gaya berjalan yang benar seharusnya adalah: kedua mata menatap lurus ke depan, kepala agak ditegakkan, leher lurus, membusungkan dada secara alami, pinggang tegak, perut bagian bawah sedikit ditarik ke dalam, pantat sedikit menonjol ke belakang, ketika kaki melangkah, titik berat telapak kaki condong ke internal persendian Metetarsophalangeal (tulang Metatarsus dan tulang jari kaki).

3. Telapak Kaki Menyentuh Tanah Lebih Dahulu dengan Keras – Prediksi: Lumpuh Stroke atau Protrusi IntervertebraDisc

Mantan ketua American Podiatric Association berpendapat, ketika orang sehat melangkahkan kakinya, tumitnya akan menyentuh tanah terlebih dahulu, akan tetapi jika seseorang berjalan dengan telapak kakinya menyentuh tanah dengan keras, kebanyakan dikarenakan kekuatan pengendalian ototnya melemah. Hal ini mengindikasikan kemungkinan mengalami kelumpuhan karena stroke, atau saraf terjepit yang dikarenakan protrusi intervertebral disc, sehingga fungsi otot dan saraf terganggu.

4. Langkah Kaki Kecil – Prediksi: Degenerasi Tulang Tempurung Lutut

Sesaat tumit menyentuh tanah, lutut seharusnya tetap tegak lurus, jika tidak, maka mengindikasikan kemungkinan daya gerak tulang lutut atau elastisitas tulang pantat mengalami keterbatasan, dege-nerasi fungsi seperti ini dapat diatasi de-ngan pengurutan/pemijatan.

5. Kaki Pengkar – Prediksi: Indikasi Terjadi Osteoarthritis  

Ahli bedah plastik berpendapat bahwa bentuk kaki seperti ini pada umumnya dikarenakan menderita osteoarthritis. Sebanyak 85% orang, pasti sedikit banyak akan mengalami penderitaan penyakit tulang tempurung lutut ini, yang pada umumnya adalah akibat tulang aus/ tergerus karena usia lanjut. Jika penyakit tersebut serius, dapat diperbaiki dengan bantuan penyangga.

6. Berbentuk V – Prediksi: Menderita Rheumatoid Arthritis

Akibat mengalami radang persendian, sebanyak 85% penderita dapat mengakibatkan langkah kaki berbentuk V, yang dalam ilmu kedokteran disebut Valgus lutut. Terlihat betis bengkok keluar dan tidak dapat diluruskan, berjalan amat sulit, kedua lutut mendekat, namun kedua langkah kaki mengarah keluar. Sikap berjalan semacam ini lain daripada yang lain, terlihat kikuk.

7. Berjalan Jinjit – Prediksi: Kemungkinan Terdapat Luka pada Otak

Kedua kaki berjalan jinjit berhubungan dengan ketegangan otot, ketika terjadi kerusakan pada tulang punggung atau otak, juga dapat timbul kondisi tersebut. Pada balita yang baru belajar jalan juga sering terlihat kondisi seperti itu, hal itu memang tidak perlu dikhawatirkan, namun jika terus menerus demikian, bawalah ke dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

8. Berjalan Melompat-lompat –Prediksi: Otot Betis Terlampau Ketat

Gaya jalan tersebut lebih banyak dijumpai pada kaum perempuan, dokter orthopedic (ahli penyakit kaki) beranggapan bahwa hal ini dikarenakan perempuan senantiasa memakai sepatu hak tinggi dalam jangka panjang, sehingga mengakibatkan otot betis terlampau ketat. Oleh karena itu, begitu tumit menyentuh lantai akan dengan cepat mengangkat kakinya. Disarankan untuk mengurangi pemakaian sepatu hak tinggi.

Tipe Orang yang Mudah Terserang Kanker

Kata 'kanker' jelas merupakan suatu kata yang menakutkan, sebenarnya, terjadinya penyakit kanker bukan tidak ada sebab musabab. Bagi mereka yang memiliki 10 karakteristik berikut ini sebaiknya lebih waspada : hati-hati suatu hari nanti mudah diincar kaner!

1. Tipa Hari Minum Teh Kental Panas
Sering minum teh kental bersuhu lebih dari 70℃, tidak saja mudah membakar (melukai) kerongkongan dan membentuk ulkus (tukak)kronis, selain itu, tanin dalam teh dapat mengendap pada lokasi luka, merangsang sel mesothelial pada kerongkongan yang terluka, mengakibatkan kanker yang disebabkan tukak kronis yang tak kunjung sembuh.

2. Sering Lembur dan Begadang
Sel kanker mengalami mutasi dan terbentuk dalam proses pembelahan sel normal. Pada waktu malam, merupakan periode paling produktif pembelahan sel, jika kurang tidur pada malam hari, sistem kekebalan tubuh menurun, sel yang mengalami variasi tidak mudah bisa segera disingkirkan, akibatnya mungkin akan terjadi gejala penyakit kanker, dan mereka yang kerap minum kopi dan merokok untuk menyegarkan pikiran juga mudah menyebabkan lebih banyak karsinogen masuk ke dalam tubuh.

3. Kolesterol Serum Terlalu Rendah
Menurut beberapa ahli AS, bahwa mereka yang memiliki kolesterol serum terlalu rendah, prosentase terjadinya penyakit kanker usus besar lebih tinggi. Mereka yang kolestrol serumnya di bawah 110 mg / dl, risiko mereka terserang kanker usus besar 3 kali lebih tinggi dari normal.

4. Menahan BAK/BAB
Umumnya dalam urine mengandung satu atau beberapa karsinogen yang dapat merangsang kandung kemih dan menyebabkan carcinogenesis. Zat berbahaya dalam kotoran seperti hidrogen sulfida, skatole, metabolit kolesterol dan asam empedu sekunder dan karsinogen, di mana jika kerap merangsang intestinal mucosa, dapat menyebabkan kanker.

5. Alergi Obat
Ilmuwan AS telah mensurvei hampir 40,000 orang dan menganalisis, bahwa mereka yang memiliki asma dan alergi terhadap beberapa obat-obatan atau bahan kimia, lebih rentan terhadap terjadinya penyakit kanker dibanding mereka yang tidak alergi. Kaum wanita yang memiliki sejarah alergi, prosentase mengidap penyakit kanker payudara lebih tinggi 30% dibanding mereka yang normal ; Laki-laki yang memiliki sejarah alergi, prosentase mengidap kanker prostate lebih tinggi 40% dibanding mereka yang normal.

6. Sering Makan Daging.
Ahli Amerika dari Harvard University mendapati, bahwa mereka yang mengonsumsi daging babi, sapi, kambing dan sejenis daging lainnya sebagai makanan pokok, rasio mengidap kanker usus besar lebih tinggi 2.5 kali lipat dibanding mereka yang setiap bulan hanya mengonsumsi sejumlah kecil daging. Risiko terkena kanker pankreas juga meningkat dan meningkat seiring dengan asupan kuantitas daging.

7. Anak dari Penderita Kanker
Menurut riset ilmu genetika tumor, bahwa terjadinya kanker erat kaitannya dengan faktor genetik, risiko mengidap kanker pada generasi berikut dari penderita kanker lebih tinggi dibanding orang-orang pada umumnya.

8. Salah Satu Pasutri Mengidap Kanker
Data terkait menunjukkan bahwa fenomena mengidap kanker secara bersamaan atau berturut-turut dari pasutri dan cenderung meningkat secara perlahan disebut 'kanker suami istri'. Menurut ahli terkait, bahwa gaya hidup yang tidak baik dari pasutri adalah biang malapetaka.

9. Penderita Hipertensi
Meskipun tidak secara langsung menyebabkan kanker, namun terjadiny penyakit tersebut memiliki mekanisme yang sama. Obesitas, suka minuman keras, merokok, konsumsi garam yang berlebihan dan sebagainya dapat menyebabkan naiknya tekanan darah, yang dapat menyebabkan kanker. Karena itu, pencegahan tekanan darah tinggi secara aktif juga dapat mengurangi risiko kanker.

10.Kekurangan Vitamin
Menurut ahli dari Swiss, bahwa mereka yang kekurangan vitamin dala tubuh rentan terserang kanker. Kekurangan Vitamin A, β-karoten, risiko mengidap kanker paru-paru meningkat 3 kali lipat ; mereka yang kekurangan vitamin C, risiko menderita kanker kerongkongan, kanker lambung masing-masing meningkat 2 kali lipat dan 3,5 kali lipat ; mereka yang kekurangan vitamin E, prosentase terjadinya penyakit kanker bibir, kanker rongga mulut, kanker kulit, kanker leher rahim, kanker lambung, kanker usus besar, kanker paru-paru meningkat.

7 Manfaat Daun Bawang

Seperti kata pepatah, "sebatang daun bawang, sepuluh menit". Mari kita simak apa saja khasiat ajaib dari daun bawang! Mana yang lebih bergizi antara daun bawang dengan batang bawang ?

Menguatkan dan Menyehatkan 'Yin & Yang'

Berbagai macam vitamin dalam daun bawang dapat memastikan pengeluaran normal hormon pada tubuh manusia, juga secara efektif merangsang libido, sehingga "menguatkan yin dan yang". Jadi, bagi kaum laki-laki, dengan mengonsumsi bawang bakung 3 kali seminggu berkhasiat menguatkan yang menyehatkan yin. Selain itu juga dapat dijadikan sebagai bumbu penyedap masakan.

Sebagai Penawar Racun

Aroma bawang tajam dan pedas, bersifat hangat, memiliki khasiat menawar racun. Terutama berkhasiat menghalau hawa dingin, flu, sakit perut, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, air susu tidak lancar dan sebagainya. Daun bawang mengandung minyak esensial, unsur utama dari minyak tersebut adalah allicin, juga mengandung dialil sulfide dan kalsium oksalat. Selain itu juga mengandung lemak, karbohidrat, karoten, vitamin B, C, niasin, kalsium, magnesium, besi dan unsur lainnya.

Mencegah Penyakit Kanker

Pektin yang terkandung dalam dau bawang, bisa secara signifikan mengurangi terjadinya penyakit kanker usus besar, memiliki efek antikanker. Allicin dalam bawang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker ; bawang juga mengandung selenium, dapat mengurangi kadar nitrit asam lambung dalam getak lambung, memiliki khasiat tertentu terhadap pencegahan kanker lambung dan berbagai jenis kanker lainnya.

Mengeluarkan Keringat dan Bakteriostatik

Daun bawang memiliki khasiat merangsang keringat tubuh ; minyak daun bawang dapat merangsang saluran pernapasan, membuat dahak lebih mudah ke luar. Allicin dalam bawang memiliki khasiat melawan kanker dan virus, terutama lebih berkhasiat dalam menghambat jamur kulit dan basil disentri.

Memperbesar Rongga Pembuluh Darah

Bawang kaya akan vitamin C, berkhasiat merelaksasi pembuluh darah kecil, meningkatkan sirkulasi darah, mencegah kepala pusing akibat naiknya tekanan darah, mempertahankan keaktifan otak dan mencegah demensia usia lanjut. Miinyak esensial dan capsaicin yang terkandung dalam bawang dapat menyingkirkan amis dan bau tak sedap lainnya, menghasilkan aroma unik, dapat meningkatkan sirkulasi darah jika dikonsumsi dengan campuran jamur.

Menurunkan Kolesterol

Bawang dapat mengurangi timbunan kolesterol jahat, mereka yang sering makan bawang, dapat menguatkan fisik. Daun bawang lebih banyak mengandung vitamin A, C dan kalsium dibanding batang bawang.

Dimakan Mentah Mengurangi Kepenatan

Bawang mentah sama seperti bawang bombai, mengandung alil sulfida, zat ini dapat merangsang sekresi asam lambung, membantu meningkatkan nafsu makan. Jika diserap bersama dengan makanan yang lebih banyak mengandung vitamin B1 dapat mempercepat pati makanan menjadi kalori dan bisa mengurangi kepenatan.

Apa Itu Nutrigenomik?

Makanlah lima kali sehari, slogan kesehatan yang pernah dilontarkan sekitar tahun 1980-an. Namun pemahaman yang tepat (dan merugikan) akan manfaat makanan sehari-hari terhadap kesehatan kita, kini mulai menjadi jelas.

Bidang studi nutrigenomik mempelajari bagaimana makanan berbeda berdampak pada genom kita, dan bagaimana interaksi ini dapat memodifikasi biologis kita, untuk mendukung kesehatan ataupun penyakit.

Kontrol Genetik

Makanan yang Anda konsumsi berdampak langsung terhadap metabolisme nutrisi yang diekstraksi dari makanan. Tidak berhati-hati dalam memilih makanan, dapat menyebabkan menderita seperti obesitas atau diabetes tipe-2. Nutrisi yang berbeda seperti vitamin, flavonoid, polifenol dan asam lemak tertentu memengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda: mereka dapat mengubah cara sel-sel Anda bekerja dan aturan mainnya.

Protein adalah kunci operasional setiap sel. Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah menunjukkan bahwa generasi protein tidak hanya diatur oleh gen, seperti yang diperkirakan sebelumnya. Namun ia juga diatur oleh modifikasi molekul DNA, dan protein tersebut terikat padanya. Modifikasi ini dapat menghidupkan dan mematikan mesin dari ekspresi gen. Bidang studi ini mempelajari fenomena tersebut dan dinamakan epigenetik.

Penemuan tersebut telah menyebabkan timbulnya pemahaman bahwa banyak kanker dan gangguan lainnya, disebabkan oleh kesalahan dalam proses ini. Dalam konteks ini, para ilmuwan telah memelajarinya. Oleh karena itu, regulasi ekspresi gen (yaitu generasi protein) tapi tidak urutan dan mutasi potensi mereka (mutasi pada gen dapat menyebabkan kerusakan protein dan berpotensi menyebabkan penyakit seperti kanker). Ini berarti bahwa gangguan epigenetik terkait, berpotensi luar-dalam dan dapat dicegah.

Kemajuan ilmiah telah membantu dalam memahami bagaimana genom (kode genetik) dan epigenome (lampiran kode) yang diperintahkan. Sehingga memungkinkan untuk mengukur dan memahami bagaimana lingkungan kita dapat memengaruhi fungsi organ tubuh pada tingkat DNA. Nutrigenomik bisa menjanjikan manfaat pada masyarakat, baik dalam hal medis namun juga tingkat ekonomis.

Nutrisi Penting

Vitamin B9 (juga disebut folat), terkandung di dalam bayam, lentil atau asparagus, merupakan nutrisi penting bagi wanita selama masa prakonsepsi dan kehamilan. Membantu mencegah kelainan bawaan, terutama malformasi sistem saraf bayi di awal kehamilan. Tetapi cara vitamin B9 bekerja untuk mencegah hal ini tidak diketahui sampai saat ini.

Pada tikus, vitamin B9 diperlukan untuk perubahan epigenetik penting untuk menjaga sel terus berlangsung. Jadi, jika asupan ibu hamil terlalu rendah vitamin B9, embrio mungkin akan terpengaruh. Anehnya, hal itu juga telah ditunjukkan oleh sebuah makalah baru-baru ini, yang diterbitkan Nature Communications, bahwa tidak hanya telur yang berisiko selama masa prakonsepsi, tetapi juga sel-sel sperma. Ini berarti para ayah masa depan juga harus meningkatkan asupan mereka dengan vitamin B9.

Biasanya, diharapkan banyak gen yang terlibat ketika vitamin diambil. Tapi ternyata, gen yang dipengaruhi oleh asupan vitamin B9 selalu sama, yaitu sekitar 300 dari total 30.000 gen. Ini memberikan kesempatan untuk memelajari lebih banyak tentang interaksi tertentu, dengan harapan meningkatkan metode perawatan.
Nutrigenomik juga bisa menjelaskan bahwa memiliki asupan yang sehat dapat melindungi dari penyakit seperti kanker. Telah ditemukan bahwa komponen seperti sulforaphane, yang ditemukan dalam kubis sayuran seperti brokoli atau kubis Brussel, secara alami dapat menghambat modifikasi molekul histon, protein yang mengikat DNA Anda. Hal ini akan mencegah timbulnya gen kanker spesifik tertentu.

Kita sekarang memasuki era baru. Mulai mampu memahami dan mengukur bagaimana lingkungan kita berperan terhadap kesehatan. Alasan yang tepat mengapa asupan atau kebiasaan sehari-hari kita digolongkan sebagai hal baik atau buruk bagi kesehatan kita, tidak jelas sejak dulu.

Makanan yang berbeda memiliki kekuatan untuk mengaktifkan gen yang memengaruhi kerentanan terhadap penyakit tertentu, sehingga memungkinkan untuk memberi saran asupan yang sesuai untuk memperlambat perkembangan penyakit tertentu. Sementara itu, sebagian besar metode lainnya memiliki keterbatasan dalam mengatasi penyakit seperti kanker setelah mulai menjalar, nutrigenomik bisa memberikan cara untuk mencegah penyakit ini berkembang di tempat pertama. (Epochtimes/Ajg/Yant)

Arnaud Deladeriere penulis artikel ini tidak bekerja untuk, konsultan dari, memiliki saham atau menerima dana dari perusahaan atau organisasi yang mendapat manfaat dari artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi yang relevan.

Kanker Sebenarnya Bukan Penyakit?

kanker kesehatan
Sel kanker (Ilustrasi)
Kanker adalah suatu penyakit dari sel manusia. Seseorang, begitu mengetahui dirinya mengidap penyakit ini, akan mengalami tekanan yang berat secara mental. Sebuah artikel yang dipublikasikan baru-baru ini mungkin dapat membantu mengurangi tekanan penderita.

Baru-baru ini, sebuah buku yang berjudul "Kanker bukan penyakit, buku ini ditulis oleh dokter luar negeri, buku yang telah membalikan banyak pandangan masyarakat pada umumnya, selain itu, konsep-konsep itu adalah fakta yang sudah diketahui sejak awal oleh komunitas medis, namun, tik seorang pun yang bersedia memberitahu kepada kita, selaku masyarakat awam.

Kanker bukan sumber penyakit yang sesungguhnya, sebab setiap orang dewasa, setiap hari pasti akan ada 30 miliar sel yang mati, namun, di antara sel itu ada 1% ~ 10% adalah sel kanker. Dengan kata lain, kita semua memiliki sel kanker

Sel kanker itu dihasilkan oleh kita sendiri secara otomatis (mutasi), setiap orang dewasa, setiap hari akan menghasilkan jutaan sel kanker. Oleh karena itu, Anda tidak perlu panik dengan adanya sel kanker, karena panik adalah hal yang sangat tidak bijaksana, yang hanya akan meningkatkan tekanan psikologis kita sendiri, memengaruhi metabolisme dan vitalitas, mengacaukan endokrin, menurunkan daya tahan tubuh, sehingga malah menyebabkan semakin banyak sel normal mengalami mutasi, akibatnya semakin banyak sel mutan tidak dapat dibasmi.

Pertumbuhan dan kematian sel-sel kanker, sama seperti dengan pertumbuhan dan kematian sel Anda pada umumnya, yaitu kondisi kerja alami tubuh. Prinsipnya sama seperti awan yang berarak di angkasa datang dan pergi begitu alami, jadi, apa yang Anda takutkan ? Hal itu ibarat Anda ke luar masuk toilet setiap hari , sangat membantu bagi kesehatan, tapi Anda tidak akan secara sengaja peduli dengan pembuangan kotoran itu,bukan ?

Tumor, mengapa bisa tumbuh semakin besar ? Dalam berbagai penyebab penyakit kanker, dan di bawah faktor mutasi, sel-sel kanker akan terjadi setiap saat, tapi, sel kanker juga akan tumbuh dan mati setiap saat ketika metabolisme tubuh, endokrin, sistem kekebalan tubuh kita bekerja secara normal. Namun, sebaliknya, akan menumpuk jika sistem kekebalan tubuh, metabolisme tubuh dan endokrin tidak bekerja secara normal, sehingga dalam jangka panjang ia akan semakin membesar.

Tumor itu adalah hasil akumulasi jangka panjang (3-5 tahun) dalam keadaan tidak wajar di sekujur tubuh, dan hal ini juga bisa kita bayangkan---akumulasi mental, psikologi, waktu istirahat, kebiasaan dan lingkungan hidup penderita yang memburuk dalam jangka panjang, sehingga konsentrasinya dimanifestasikan pada gejala penyakit 'tumor' ini.

Sel-sel kanker akan mati demikian juga dengan sel normal. Sel kanker akan dibasmi oleh sel pembunuh T. atau pada akhirnya akan mengurai dan mati. Apa jadinya jika kanker tidak diobati ? Menurut anatomi tubuh, sebanyak 33% pria memiliki kanker prostat, tetapi hanya 1% yang meninggal karena itu. Dan pada kanker tiroid, kanker pankreas yang ditemukan juga sebanyak 30 hingga 40 kali lipat dari kasus yang diperiksa di rumah sakit.

Benarkah kanker tidak perlu diobati ? Buku itu memberitahu Anda : "Sama sekali tidak perlu mengobati kanker, rasio keberhasilannya lebih tinggi daripada menjalani pengobatan lanker".

Praktek medis modern Barat, termasuk pembedahan, kemoterapi, terapi radiasi dan sebagainya, di mana dampak yang diakibatkannya sangat besar, bahkan merupakan penyebab utama kematian bagi pasien!
Tentu saja, kanker harus diobati, namun, bukan pengobatan secara pembedahan, pertama yang harus dilakukan adalah mengubah suasana hati, mengurangi stres. Konsumsi makanan higienis! Pengobatan secara 'pembedahan', racunnya bisa sekaligus dibasmi, apanya yang tidak baik ? Ini ibarat kasus penyanderaan di pasar, di mana perampok, kerumunan massa, korban, polisi, satpam, semuanya jadi satu, jadi bagaimana mengatasinya ? Prosedur yang terarah, membubarkan kerumunan secara damai, kemudian baru masuk ke proses yang sesuai dan tepat.

Pengobatan modern Barat terlalu keras, banyak yang tidak bisa pulih dari operasi. Orang normal juga tidak akan suka ada yang membiarkan perut kita dibedah, sebab terlalu riskan! Lagipula momok seusai proses radiologi, pengobatan kimiawi lebih mengerikan, membunuh semua sel, ini adalah pengobatan yang tidak terarah! Sama sekali tidak tahu yang benar-benar dapat menyebabkan kematian adalah racun dan lingkungan patologis yang menyebabkan pertumbuhan tumor, bukan sel kanker !Jika misalnya hari ini tumor diangkat, dan sejumlah masalah pada tubuh semula masih ada, maka kanker itu tetap akan kambuh kembali. Oleh karena itu, masalah yang mendasar bukan terletak pada operasi atau tidak, melainkan apa masalah yang terjadi pada kehidupan orang ini, apakah merasakan penyakitnya ?

Jika memang harus operasi, maka harus ditanyakan, apakah orang ini akan merasa nyaman dari berbagai masalah tubuh pada dirinya, perlu dicatat, bahwa sebagian besar orang akan lebih menderita setelah operasi. Konsekuensinya lebih tak tertahankan. Tingkat keberhasilan kesembuhan pada pengobatan secara operasi dan sebagainya itu pasti ada, bukan ? Berapa prosentasenya ?

Sebuah data statistik, jika ditilik dari tingkat kelangsungan hidup selama lima tahun itu adalah 7 %, Anda merasa tinggi atau rendah ? Jika tidak mengobatinya juga belum tentu akan mati, juga tidak akan mengurangi kualitas hidup. Kecuali tumor terlalu besar, menghambat kenormalan tubuh. Meskipun sudah dioperasi, pasien juga harus segera mengubah kebiasaan hidup sehari-hari : tidur lebih awal, konsumsi makanan yang higienis, meditasi rutin, rileks, tidak marah-marah, sering-sering berhubungan dengan alam, bayangkan hal-hal yang menggembirakan, ini baru cara merawat kesehatan yang baik.

Apa ada contoh penyakit yang bisa membaik tanpa diobati ? Di Inggris pernah ada pasien yang dianjurkan dokter Barat untuk pulang saja ke rumah, tunggu ajal menjemput beberapa hari lagi, dan kebetulan pasangannya itu mengidap penyakit kronis akut, akhirnya keduanya memutuskan setelah membereskan harta gono gini, kemudian berkeliling dunia dengan suasana gembira. Hasilnya, setelah setahun kemudian mereka masih hidup, kemudian mereka memeriksa kembali di rumah sakit. Dan di luar dugaan, tumor yang diidapnya sudah lenyap. Sebab suasana hatinya sangat ceria ketika wisata! Jadi, tidak perlu ambil pusing dengan ancaman (vonis penyakit mematikan) dokter yang merawat Anda, celakalah Anda jika termakan dengan vonisnya. Jika Anda seperti kerbau dicocok hidungnya, maka kesempatan Anda hidup hanya 7%, dan kualitas hidup Anda selanjutnya juga akan sangat buruk, segenap keluarga juga akan menjadi murung. Tidak ada seorang dokter pun di dunia yang bersedia memberi jaminan kesehatan Anda.

Terhadap hidup mati Anda sendiri, apakah Anda hanya akan menerima sepenggal kata kemungkinan yang tidak pasti ? Atau Anda ingin secara bijaksana menghadapinya ? Efek kemoterapi hanya 2% sampai 4%, apa Anda masih tetap bersedia menerima pengobatan yang beracun ini ? Hanya biopsy saja, mungkin tidak apa-apa ? Jika hasil biopsy (pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh untuk pemeriksaan patologis mikroskopik) itu bersifat ganas (penyakit), maka pandangan dokter harus dibedah. Sebaliknya jika jinak, tetap saja masih banyak (dokter) yang berpendapat harus dibedah. Jika hasilnya seperti itu, apa Anda masih tetap ingin menjalani pemeriksaan biopsy itu ? Apa pun hasilnya tetap saja harus dioperasi! Pemeriksaan biopsy ini benar-benar jurus tipuan yang ampuh (menakut-nakuti).

Bagaimana jika saya merasa tumor itu tetap harus dipotong ? Ini adalah praktek medis, jadi harus Anda sendiri yang memutuskannya, dalam artikel ini hanya memberitahu kepada Anda tentang beberapa fakta yang sebenarnya. Sel kanker yang terkandung dalam tumor itu sendiri tidak terlalu banyak, dan itu bukan faktor utama penyebab kematian. Ini adalah fakta obyektif. Praktek medis yang berlebihan, malah akan berubah menjadi faktor utama penyebab kematian. Seperti misalnya hysteromyoma, setelah dipotong tetap akan kambuh kembali, sedangkan ia (fibroid rahim) tidak akan berisiko langsung dan cepat terhadap tubuh, hanya akan merasa sedikit ketidaknyamanan.

Namun, banyak dokter tidak bersedia memberitahu Anda akan fakta yang sebenarnya, malah terus mendesak Anda untuk segera operasi, sebenarnya di mana kode etiknya selaku dokter ? Banyak penyakit kanker, yang membuat dokter juga hampir tidak berdaya, sebab mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan, seperti misalnya kanker tulang, mereka tidak mampu mengambil begitu banyak tulang tubuh Anda, karena itu, terpaksa menyerah saja. Dan apakah dengan pembedahan secara besar-besaran seperti itu, mereka masih sanggup menjamin hidup pasien di atas meja operasi ?

Ada sejumlah limfoma, yang tidak mungkin mereka lakukan secara pembedahan, karena itu, mereka lantas mengandalkan terapi radiasi atau terapi secara kimiawi, namun, pengobatan-pengobatan yang beracun ini, justru merusak sistem kekebalan tubuh, dan akibat dari kerusakan seperti ini sungguh mengejutkan!
Sejumlah penelitian mendapati, bahwa jika beberapa metabolisme tubuh berubah menjadi lebih baik, maka kanker juga akan lebih baik. Dengan demikian, fungsi metabolisme tubuh, fungsi kekebalan tubuh, fungsi detoksifikasi tubuh inilah yang seharusnya diperkuat, dan ini dapat menghindari penyumbatan terhadap tubuh Anda, dan menghindari timbunan racun di tubuh Anda.

Dalam beberapa kasus, ada yang sama sekali tidak tahu bahwa dirinya mengidap penyakit kanker, namun, bisa terus hidup normal dan bahagia sampai meninggal secara wajar, tidak pernah melakukan pemeriksaan di ruma sakit, sehingga terhindar dari ancaman dokter (yang menakut-nakuti). Ada juga yang dikarenakan tidak memiliki uang, tidak bisa ke rumah sakit, karena itu selamat dari petaka itu.

Sel kanker bukan faktor kesalahan terkait, hanya sistem di berbagai tubuh dan organ, akumulasi fisik dari sejumlah besar faktor penyebab penyakit kanker adalah faktor utamanya. Masalah stres, depresi dan dampak emosional lainnya yang terjadi, inilah yang seharusnya segera diselesaikan.

Pandangan yang menganggap sel kanker sebagai 'elemen jahat' itu sangat tidak bijaksana. Baik itu dengan cara pemotongan, pemanasan, radiasi atau pengobatan terhadap elemen-elemen ini, adalah konsep ketidakpahaman akan keadaan yang sebenarnya.

Masalah yang sesungguhnya adalah apa yang terjadi dengan diri Anda, yang menyebabkan tubuh Anda mentolerir berkembangya dan penyebaran kanker, salah satu di antaranya adalah makanan Anda semuanya berupa daging, ikan, susu, telur, dan efek sintetis dari berbagai faktor lainnya, yang menyebabkan karsinogenis tubuh secara keseluruh.

Berbagai faktor makanan meliputi : makanan yang mengandung gula, burger, bistik ayam, makanan yang mengandung susu, kopi, minuman keras, roti yang mengandung asam lemak trans, biscuit, daging babi, daging sapi, daging bebek, ayam, udang, kepiting, trans fat, plant oil atau antibiotik yang Anda konsumsi setiap kali flu, atau Anda murung setiap hari , hati yang selalu gundah, dan banyak tekanan setiap hari .

Dahulu kala, Jepang memiliki sepasang saudari kembar, mereka bernama Kinsan Ginsan Twins, mereka hidup bahagia hingga usia puncak manusia (di atas 100 tahun), mereka tidak menjalani medikal chek up, sebab mereka langsung menolaknya. Karena itu, anak-anak mereka yang berbakti, tidak akan meminta kedua nenek itu untuk ker ruang operasi hanya karena bujukan staf medis, jadi, bagaimana menurut Anda ?
Metode pengobatan Tiongkok itu sangat manjur (khasiatnya cepat), sebab ilmu kedokteran Tiongkok menitikberatkan pada pengobatan seluruh anggota tubuh, adapun mengenai penderita kanker, umumnya bersifat dingin pada tubuhnya, karena itu, akan menyebabkan obstruksi yang lebih serius. Dalam hal ini, kedokteran Tiongkok akan mengatasinya dengan menggunakan obat yang bersifat panas.

Bagaimana cara mencegah kanker ? Menjaga mulut secara ketat, menyingkirkan kebiasaan buruk yang rentan terhadap kanker---- misalnya merokok, minuman keras, istirahat tidak teratur, tinggal di lingkungan polusi yang serius.

Coba mulai perhatikan tubuh Anda, perhatikan juga suasana hati Anda, ini sudah termasuk perawatan fisik dan mental, adalah kecerdasan di dunia sehat! Jalinlah persahabatan dengan baik (pertalian yang ditakdirkan) dengan gembira! Dengarkan musik-musik yang lembut ! Berlatih tersenyum di depan cermin, Anda tidak tahu lagi dengan senyum Anda sendiri, bukan ?

Hari-hari yang dijalani dengan wajah murung, apakah terlalu monoton? Nontonlah beberapa film komedi, tersenyum dan tawa setiap hari! Tersenyumlah di mana pun Anda berada, beri salam (menyapa sopan)! Jalan-jalan ke taman, dengarkan dan amati sejenak kearifan alam ! (NTDTV/Jhoni/Yant)

Kebiasaan Sehat Untuk Menangkal Berbagai Penyakit

Sehat dan sakit merupakan dua hal yang tak pernah terpisahkan dalam hidup setiap insan manusia. Ada kalanya sehat selalu mengiringi kehidupan kita, tapi sakit juga tak akan bisa kita hindari setiap waktu. Ini normal terjadi pada tubuh seseorang. Namun terkadang berbagai kebiasaan yang tidak sehat dapat mengundang berbagai jenis penyakit menyerang tubuh tanpa pernah anda sadari. Mulai dari sekarang, mulaialah melakukan berbagai kebiasaan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh itu sendiri. Lalu, apa saja berbagai kebiasaan sehat menangkal berbagai jenis penyakit tersebut...???

 Sistem daya tahan tubuh kita sebenarnya memiliki kemampuan untuk menghalau berbagai jenis penyakit tertentu. Namun, disaat sistem pertahanan tubuh melemah, maka akan sangat mudah berbagai jenis penyakit menginfeksi dan menyerang tubuh kita. Ini dikarenakan, berbagai jenis kebiasaan yang tidak menyehatkan yang sering dilakukan. Tips kesehatan kali ini akan mengulas berbagai kebiasaan sehat yang dapat kita lakukan untuk menghalau berbagai jenis penyakit. Berikut ini kebiasaan sehat untuk menangkal berbagai jenis penyakit :

Tidur cukup tiap harinya. Malam merupakan waktu yang tepat untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran anda. Tidurlah selama kurang lebih 8 jam setiap malamnya dan hindari bergadang hingga larut malam.

Rutin berolahraga. Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk melakukan aktivitas olahraga tersebut. Bangunlah lebih awal untuk mengolahragakan seluruh anggota tubuh anda.

Jangan malas mandi. Mandi merupakan salah satu kebiasaan sehat untuk menghilangkan berbagai kotoran yang menempel pada tubuh serta menghilangkan bau tubuh karena keringat yang telah kita keluarkan.

Kontrol makanan manis. Dalam hal ini, jangan terlalu berlebihan untuk mengkonsumsi berbagai makanan yang manis dalam jumlah yang tidak wajar. Karena kadar gula yang berlebihan di tubuh sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh anda.

Minum air yang cukup. Usahakan untuk mencukupi kebutuhan cairan yang diperlukan oleh tubuh, khususnya air putih, Minumlah air putih kurang lebih 8 gelas perharinya untuk membuang berbagai racun pada tubuh anda.

Kontrol tingkat stres. Berbagai beban pekerjaan yang menumpuk dapat memicu tingkat stres. Usahakan merilekskan tubuh dan pikiran setelah bekerja maupun beraktivitas dengan berkumpul bersama anggota keluarga atau bisa juga menonton acara komedi di televisi.

Rilekskan mata dan tubuh saat di depan monitor komputer. Istirahatkan mata selama beberapa menit setelah menatap layar monitor selama setengah jam penuh dan lakukan pergerakan seperti berjalan di tempat atau menggerakkan jari dan tangan anda.

Jangan berbagai barang pribadi. Dalam hal ini, usahakan untuk menjaga sikat gigi serta alat pemotong kuku agar tidak di pinjam atau digunakan oleh orang lain maupun keluarga kita. Karena dua barang tersebut dapat menjadi jembatan bagi kuman penyakit dari orang lain masuk ke tubuh kita.

Stop dari rokok. Larangan ini sudah sering kita dengar. Namun faktanya memang benar, bahwa merokok sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh dan semua organ tubuh bagi perokoknya.

Beralih ke sayuran hijau. Faktanya, sayuran yang memiliki warna hijau mengandung berbagai jenis nutrisi, kaya serat serta vitamin yang di butuhkan oleh tubuh anda. Sudahkan anda mengkonsumsi aneka sayuran hari ini....????.

Cintailah tubuh anda. Ini merupakan sesuatu yang sangat penting dalam hidup seseorang. Dengan mencintai tubuhnya, maka secara otomatis, anda akan melakukan berbagai hal yang dapat menyehatkan tubuh anda. Anda Setuju....???.

Demikianlah tips kesehatan yang membahas kebiasaan sehat untuk menangkal berbagai penyakit. Semoga bermanfaat dan berguna untuk pembaca semua.

Jenis Sayuran Yang Kaya Kandungan Protein

Sayuran biasanya dikenal kaya kandungan vitamin. Entah itu vitamin A, vitamin B, vitamin C, atau vitamin E dan vitamin K. Namun, selain memiliki kandungan vitamin, sayur juga punya banyak mineral dan nutrisi lain.

Salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh adalah protein, dan biasanya protein ini bisa diperoleh lewat ikan-ikanan, daging, dan lain sebagainya. Adalah Emily Gilbert, RD, seperti dilansir Womenshealthmag, yang memaparkan kandungan protein yang bisa ditemukan pada sayuran. Menu ini bisa disajikan apabila Anda adalah vegetarian atau bahkan sedang menjalankan detoks sayuran dan tidak mengonsumsi aneka daging-dagingan.

Pun demikian, ada satu hal yang perlu diingat. Protein yang berada dalam sayuran tidak mengandung semua asam amino essensial, sehingga tidak semua kebutuhan asam amino dapat dicukupi olehnya.

Beberapa sayuran yang mengandung protein, sebagai berikut:

Kacang polong

Ada kandungan protein pada kacang polong. Anda bisa mendapatkan asupannya ini melalui kacang polong yang ditambahkan dalam salad, sup merah, dan lain sebagainya.

Bayam

Bayam selain kaya betakaroten, juga kaya kandungan protein. Bayam bisa disajikan sebagai sayur bayam, tumis bayam, atau juga dijadikan jus atau isi cake.

Kentang rebus

Kentang memiliki kandungan protein yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsinya sebagai menu sehat. Disarankan agar mengolahnya dengan cara kukus atau dicampurkan sebagai salah satu potongan sup.

Brokoli

Nah, siapa sih yang tak suka dengan sayuran yang satu ini? Disajikan dengan cara diolah apapun, brokoli menjadi sayuran yang lezat dan sulit ditolak.

Jagung

Secara teknis, jagung bukanlah sayur namun merupakan biji-bijian. Namun, jagung punya kandungan karbohidrat, sekaligus protein yang dapat dijadikan bahan makanan sehari-hari yang menyehatkan.

Dipadukan dengan berbagai sayuran dan bahan makanan lain, Anda bisa memetik semua manfaat sehat dari sayuran di atas.